Berita

Bank NTB Syariah jalin kemitraan dengan 34 lembaga

Bank-NTB-Syariah-jalin-kemitraan-dengan-34-lembaga

Mataram, 28 Januari 2019

Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah menjalin kemitraan dengan 34 lembaga pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan pelaku usaha di tingkat lokal dalam rangka memperkuat kinerja perusahaan milik pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat tersebut.

Penandatangan naskah kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Kukuh Raharjo, dengan seluruh pimpinan lembaga dan asosiasi pelaku usaha, di Hotel Santika Mataram, Rabu tanggal 29 Januari 2019. Kegiatan tersebut sebagai rangkaian Sharia Business Gathering bertemakan "Hidup Berkah Tanpa Riba".

Lembaga dan perusahaan yang menjalin kerja sama adalah Sarana Multigria Financial, PT Telkomsel, Kadin NTB, Almira Syariah Finance, Perhimpunan Daerah Indonesia Tionghoa, Jasa Raharja NTB, PT Gerbang Emas NTB, Perhimpunan Koperasi Syariah, KBIH Dasa Utama, dan Dewan Masjid Indonesia Wilayah NTB.

Untuk kelompok holding Bank NTB Syariah menjalin kerja sama dengan  PT Varindo Lombok Inti, Lombok Epincentrum Mall, Hotel Santika, PT Salva Inti Property, dan Metro Bangunan. Sementara kelompok pengembang perumahan dan infrastruktur adalah Gapensi NTB, REI NTB, PT Lombok Royal Property, PT Histo Perkasa Nusantara, dan PT Baiti Jannati.

 

Kelompok rumah sakit yang juga menjalin kerja sama dengan Bank NTB Syariah adalah RSUD Provinsi NTB, RS Risa Mataram, dan RSIA Permata Hati. Sebanyak 11 lembaga pendidikan juga menjalin kemitraan, yaitu Universitas Mataram, Universitas Islam Negeri Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Al-Azhar Mataram, Universitas Hamzanwadi Pancor, STIA Muhammadiyah Selong, Universitas 45 Mataram, STIKES Yarsi Mataram, Universitas NTB, Jaringan Sekolah Islam Terpadu NTB, dan Yayasan Qamarul Huda.
 

"Kerja sama dengan para mitra strategis di tingkat lokal tersebut sebagai bentuk sinergitas dalam membangun perekonomian daerah secara bersama-sama," kata Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Kukuh Rahajo, di Mataram, Senin. beliau mengatakan kerja sama dengan puluhan mitra tersebut merupakan salah satu upaya strategis sejak beralih ke bisnis perbankan pola syariah pada September 2018. Sebelumnya, menerapkan sistem konvensional sejak Bank NTB didirikan pada 1964.
 

Sinergitas dengan mitra strategis lokal, terutama kalangan pelaku usaha penting dilakukan. Pasalnya, mereka merupakan potensi yang menjadi incaran industri perbankan secara nasional. Oleh sebab itu, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang semakin berkualitas. Selain itu, menyediakan produk-produk berbasis syariah yang dibutuhkan oleh para mitra, baik untuk pembiayaan maupun tabungan.
 

Teknologi informasi yang lebih canggih untuk kelancaran bertransaksi juga sudah disediakan. Bank NTB Syariah sudah menjalin kerja sama dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Badan usaha milik negara tersebut menyediakan teknologi "Machine to machine" untuk memperkuat kualitas layanan transaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Selain itu, Bank NTB Syariah juga memanfaatkan layanan T-Cash untuk memudahkan nasabah bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai ke mana-mana. Cukup membawa telepon genggamnya saja. "Sekarang Bank NTB Syariah sudah punya apa yang dimiliki oleh bank-bank nasional, baik dari sisi produk maupun teknologi untuk kenyamanan bertransaksi," ujarnya. Dengan adanya peningkatan kualitas layanan dan beragam produk, Bank NTB Syariah layak dibanggakan oleh seluruh komponen masyarakat NTB sehingga perusahaan daerah tersebut mampu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Wahyu Ari Wibowo, juga memberikan penilaian positif bahwa kinerja Bank NTB Syariah akan terus tumbuh positif pada masa-mada mendatang. Namun, tentunya upaya untuk mengembangkan bisnis tetap akan menghadapi berbagai tantangan. Menurut dia, tantangan persaingan di industri perbankan syariah bisa dilewati Bank NTB Syariah yang telah menunjukkan komitmennya memperkuat kualitas layanan, terutama dari sisi keragaman produk dan teknologi informasi sesuai perkembangan zaman. "Saya melihat, Bank NTB Syariah sudah sangat agresif dalam melakukan penyempurnaan layanan, pengembangan bisnis dan memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, khususnya di tingkat lokal," kata Wahyu.

Related